Kumpulan Motivasi Perempuan Muslimah

Semua Terjadi Atas Izin Allah Swt

Allah adalah penulis skenario terbaik dalam hidup ini, tak ada satupun writter yang mampu mengalahkan naskahnya yang membuat orang-orang merasa penasaran akan cerita selanjutnya.

Kita tak dapat menerka apa yang akan terjadi nanti ,bahkan inspirasinya sangat indah dan tertata dilauhul mahfuz sana.Tentu saja Allah menulis kisah kita dengan sangat special dan istimewa sehingga suka dan duka menjadi pelengkap sandiwara.

Dalam hadist qudsi, Allah mengatakan kepada Nabi Musa a.s: “Wahai Musa, Andai seekor lalat hinggap dihidungmu, itu adalah atas izin-ku”.Hal ini menjadi pelajaran bagi orang yang beriman bahwa semua yang terjadi dimuka bumi adalah kuasanya Allah atau sunnatullah(ketetapan Allah).

Tak ada satupun hamba yang dapat mencegah dan menghalangi ketetapannya. Jika Allah mengatakan kun fayakun, maka jadilah jadi. Insya Allah semua akan terjadi. 

Jauh sebelum kita lahir kedunia, Allah telah memberikan ketentuan akan kehidupan yang kita jalani.Akan miskinkah keadaan kita atau sebaliknya? Akan celakakah kehidupan kita atau sebaliknya?

Kita benar-benar tidak dapat menerka. Namun percayalah kejadian yang baik dan yang buruk sekalipun,semua terjadi atas izinnya semata. 

Bersyukurlah! Terkadang Kehidupan Yang Kita Keluhkan Saat Ini Adalah Kehidupan Yang Orang Lain Dambakan

Setiap orang memiliki jatah kebahagiaan dan kesedihan masing-masing, kapan dan dimana waktunya tentu kita tidak bisa mengetahuinya.

Akan ada saatnya kita merasa kekurangan atas apa yang Allah berikan dan terkadang pula kita merasa puas dengan ke lebih sayang Allah anugerahkan.

Kita sering mengeluh dengan keadaan yang seperti ini. Padahal jika ditafakuri, seseorang akan menyadari bahwa bersyukur adalah kunci dari segalanya.

Mungkin saja orang lain sedang mendambakan kehidupan yang kita rasakan saat ini. Disaat kita merasa kecukupan dengan segala kesederhanaan yang kita miliki.

Hendaklah bersyukur atas pemberian dari Allah swt,karna dengan memperbanyak syukur, Allah akan menambah nikmat yang lebih untuk kita. 

Syekh Abdul Qadir Al-jailani pernah berkata, “Engkau harus selalu ingat laparnya orang-orang yang lapar,telanjangnya orang-orang yang tidak memiliki pakaian, sakitnya orang-orang yang sakit, dan nestapanya orang-orang yang terpenjara”.

Jika kita menmahami kata-kata ini, sudah cukup menjadi pelajaran bagi kita bahwa mereka mendambakan apa yang kita jalani saat ini Lihatlah kebawah, dan pikirkan. Betapa banyak diantara mereka yang nestapa dengan kehidupannya.

Kita harus banyak bersyukur karena diberi kecukupan dari Allah swt sehingga kita masih bisa merasakan indahnya islam dan nikmatnya iman. 

La Tahla! Tepiskan Keluhan Dengan  Do’a

“Berdo’alah kepada Allah disertai dengan keyakinan bahwa Allah akan memperkenankan. Ketahuilah bahwa Allah tidak menerima do’a dari kalbu yang lalai dan lengah”.(H.R Abu dawud dan At- tirmidzi).

Allah mengarahkan manusia agar senantiasa berdo’a kepadanya dalam kondisi apapun itu. Jangan takut do’a kita ditolak, tapi takutlah apabila kita tidak diberi hidayah untuk terus berdo’a kepada Allah.

Tepiskan keluhan kita dengan membumilangitkan do’a.Allah tidak akan menyia-nyiakan do’a  seorang hamba. Bisa jadi, Allah memperlakukanmu seperti seorang ayah memperlakukan anaknya.Ia tidak akan dulu memenuhi permintaan kita karena dia tahu kapan waktu yang tepat untuk mengabulkan permintaan kita.

Apabila do’a kita belum terkabulkan,mungkin saja Allah sedang menegur kita agar senantiasa untuk terus berdo’a kepadanya sehingga kita semakin dekat dengannya.

Kalau tidak dikabulkan didunia,sudah dipastikan do’a kita sedang Allah simpan untuk kita kelak di alam baqa.Dengan demikian tak ada lagi keluhan yang menghalangi kita untuk tetap berusaha dan menjemput ridhanya, karena do’a adalah senjatanya orang-orang beriman. 

Selalu Bernostalgia Dengan Allah

Kapanpun dan dimanapun, tetaplah dekatkan diri kepada Allah swt. Dialah yang dekat tanpa sentuhan dan yang jauh tanpa tempuhan. Dia dekat bahkan lebih dari dekatnya denyut nadi diri ini.

Allah selalu bersama kita dalam keadaan apapun. Orang yang beriman akan selalu menyepi ditengah keramaian.Ia tidak hanya sibuk dengan urusan keduniaan, tetapi ia akan senantiasa mencari kesukesan untuk bekalnya nanti dihari pembalasan .

Hendaknya kita menjadi orang-orang yang selalu mengutamakan anjuran tuhan agar selamat sampai tujuan. Karena pada dasarnya, didunia ini kita hanya sekedar singgah semata.

Kita tak jauh beda dari orang yang sedang mengembara, melakukan perjalanan jauh untuk usaha lalu singgah dinegeri orang dan untuk kembali pulang kita harus mencari perbekalan untuk oleh-oleh kekampung halaman.

Maka seberapa banyak amalan yang dilakukan,sebanyak itu pula oleh-oleh yang akan kita bawakan. Begitupun dengan kita, jika kita menafsirkan dunia dengan sebuah tempat pengembaraan, tentu saja kita akan selalu bernostalgia pada Allah swt.

Kita akan sadar bahwa semakin kita dekat dengannya, semakin besar pula kecintaannya kepada kita.Bahkan hadiah terindah dari Allah adalah ketika hidup kita selalu ada dalam ridhanya.

Apabila kita sering bernostalgia dengannya, maka kehidupan sesulit apapun akan Allah permudah tanpa fatamorgana.

Save Our Girls

Banyak keterangan yang menyatakan bahwa wanita adalah penghuni terbanyak didalam neraka. Mereka menjadi pemecah rekor diruangan yang menakutkan itu,yang penjaganya adalah malaikat-malaikat yang ganas lagi kasar.

Semua orang akan ketakutan jika melihat para malaikat itu,selain mukanya yang menyeramkan juga perkataannya sangat keras dan kasar. Sehingga wajar apabila para penghuni didalamnya berteriak-teriak meminta ampunan. 

Kenapa kebanyakan penghuninya dari kalangan wanita?,karena wanitalah yang paling banyak berbuat dosa didunia dari mulai dosa kecil hingga ke dosa yang lebih besar. Ingatlah bahwa wanita adalah aurat,sehingga tidak boleh sembarang orang dapat menyentuh dan Melihat.

Namun, disaat wanita dimuliakan oleh agama,tidak sedikit pula dari mereka yang rela merobek dan membuka tirai kehormatannya,merusak kemurniannya, mencoreng kebaikannya dan mengumbar-ngumbar auratnya.

Sehingga wanita menjadi para penggoda kaum adam menuju jalan yang kelam. Padahal Allah sangat melarang itu semua. 

Ada pepatah mengatakan “Kenikmatan setitik, sengsara sepanjang masa”,wanita yang merusak kehormatannya akan celaka bukan didunia saja tetapi kekal hingga dialam baqa. Itulah sebabnya wanita perlu berjaga-jaga agar selamat hingga tiba disurga.Save our girls!karena wanita itu sangat istimewa. 

Seorang Anak Akan Menjadi Penyebab Masuk Surga Atau Nerakanya Orang Tua

Suatu saat anak akan menjadi penyebab dan jalan masuk surga atau tidaknya orang tua. Seorang anak remaja yang dibesarkan dengan nafkah yang halal, insya Allah akan tumbuh menjadi remaja muslim dan muslimah yang dewasa dan taat kepada Allah swt.

Adapaun sebaliknya, seorang remaja yang dibesarkan dengan nafkah yang haram seperti hasil korupsi dan mencuri tidak menutup kemungkinan akan tumbuh menjadi dewasa yang susah duajak pada kebaikan dan cenderung membawa dirinya kelubang kemaksiatan. 

Mematuhi Rambu-Rambu Islam Agar Mendapat Keselamatan Dan Kebahagiaan Dunia Dan Akhirat

Kita perhatikan di sepanjang jalan,ada rambu-rambu yang mengatur pengendara dalam melakukan perjalanan. Ada saatnya pengendara harus berhenti atau melaju.

Jika tidak rambu-rambu itu tidak dipatuhi,tentu saja pengendara telah melakukan kesalahan besar diperjalanan.Apabila terjadi kecelakaan dan sebagainya, itu adalah konsekuensi bagi mereka yang tidak mematuhi aturan. 

Begitupun dengan kita, sebagai wanita muslimah hendaklah mematuhi rambu-rambu islam yang Allah perintahkan.

Jangan melanggar aturan tuhan apalagi yang berurusan dengan peribadahan.

Karena itu semua akan menjadi ketentuan selamat atau tidaknya kita didunia dan akhirat. 

Contoh hal terkecil saja, Allah memerintahkan kita untuk shalat.Maka shalatlah sebelum dishalatkan. Karena shalat adalah pencegah perbuatan keji dan mungkar.

Dan hendaknya bagi orang tua untuk memukul anaknya yang sudah baligh namun tidak mau shalat. Pukullah dia sesuai anjuran agama kita. 

Cara Seorang Wanita Muslimah Menjaga Diri Dan Keluarga Dari Api Neraka

Berkaitan dengan seorang wanita muslimah yang tumbuh menjadi dewasa, hendaknya ia menjaga diri dan keluargannya dari api neraka sebagaimana yang tertoreh dalam Q. S. Attahrim:66:6.

Bahwa kita dianjurkan untuk memelihara diri dan keluarga dari api neraka.

Caranya hendaklah kita mentaati perintah Allah dan menjauhi larangannya, seperti menutup aurat,rajin ibadah juga birrul walidaini, dan menanmkan akidah yang kuat agar selamat didunia akhirat.

Karena dengan akidah yang kuat, keshalehahan dan ketakwaan akan terpancar dalam diri seorang insan. Ingat selamatkan mereka dan tuntun mereka menuju surga dan ridha Allah swt.