Menjadi Wanita Muslimah Tangguh dan Kuat

Selalu saja ada alasan untuk menyerah dari setiap masalah. Terkadang kita serasa ingin lari sekencang-kencangnya dan berteriak sekeras-kerasnya.

Namun air mata lebih duluan berkata dan mengungkapkan kepedihan kita.Sering kali kita terpuruk pada kesedihan yang menimpa. Terutama kita sebagai wanita muslimah, meneteskan air mata adalah hal yang paling instans untuk membualkan rasa sakit dan kesedihan.

Namun ingat jangan berkecil hati,kita sebagai wanita muslimah harus menjadi wanita yang tangguh dan kuat dalam menghadapi setiap persoalan hidup.

Terpuruklah apabila harus terpuruk, karena disitulah batas seorang kawan diperlukan agar kita bangkit kembali ke jalan yang diridhai.

Menangislah apabila sudah tak tahan lagi, setelah itu satukan serpihan hati dan kuatkan kembali tekad yang sudah terhenti.

Dan satu lagi, istirahatlah dulu jika lelah, kasihanilah diri kita yang sudah berjuang lelah tak henti-henti,setelah pulih kembali marilah lanjutkan kembali perjuangan hidup ini. 

Setelah itu, marilah kita berhijrah ke jalan yang lebih indah agar lelahnya senantiasa menjadi lillah. Tinggalkanlah jalan yang salah dan jadilah wanita muslimah yang tangguh dan kuat agar senantiasa mendapat naungan dan bimbingan dari Allah. 

Awali Hijrah Dengan Basmallah

Perubahan untuk menjadi lebih baik harus diawali dengan awalan yang lebih baik pula. Niatkan hijrah kita karena mengharap ridha dan magfirah Allah semata.

Karena setiap amalan yang dilakuakan itu bergantung pada niat.Niat yang baik akan membuahkan hasil yang baik pula demikian sebaliknya. 

Say to “Basmallah, saya hijrah karena Allah”,kemudian ikuti dengan tindakan-tindakan yang dianjurkan dan jauhi hal-hal yang dilarang oleh ajaran islam. Insya Allah hijrah kita akan berhasil dengan semestinya. 

Jangan Terlalu Sering Mendengarkan Omongan Orang

Mungkin ketika kita berhijrah, orang-orang sekitar ikut andil membicarakannya.

Bahkan akan ada diantara mereka yang senantiasa menertawakan, mengejek, menghina atau ada juga yang mendukung kita.Ikutilah kata hati kita, jangan hiraukan kata orang lain karena kita adalah penentu jalan hidup kita sendiri.

Mulailah dengan apa yang benar bukan dengan apa yang busa diterima. 

Hijrah Itu Mudah Yang Susah Itu Istiqamah Dalam Berhijrah

Hijrah Itu Mudah Yang Susah Itu Istiqamah Dalam Berhijrah

Semua orang bisa berhijrah, tapi tak semua orang dapat beristiqamah dalam berhijrah. Contoh hal kecil saja, kita ingin belajar untuk hijrah dari yang tadinya tidak berjilbab menjadi berjilbab.

Tak lama kemudian kita mulai mengenakan jilbab meski malu-malu takut disindir dan dicemoohkan oleh orang -orang sekitar. Namun setelah itu, banyak godaan  terutama pengaruh lingkungan yang didalamnya banyak yang tidak mengenakan jilbab.

Sehingga ada hasrat ingin membukanya kembali karena kita dianggap tidak gaul dan kurang update jika berjilbab. 

Jika kita mudah terpengaruhi, mungkin kita akan membukanya dan berpakaian seperti dahulu kala, namun jika kita kuat dan teguh pendirian dan ada keinginan untuk istiqamah dalam berhijrah.

Maka kita akan tetap mengenakannya meski banyak tantangan dari lingkungan sekitar dan hawa nafsu kita sendiri. 

Dengan demikin selalu saja ada halangan dan rintangan yang mempengaruhi kita untuk kembali ke jalan yang salah. Semakin sering kita kita berjuang melawan hawa nafsu, semakin banyak pula ujian yang tuhan berikan untuk menguji kita sampai dimana batas kemampuan dan kekuatan diri ini dalam melawan godaan yang mendatang. 

Tentu saja, syaitan selalu mengganggu dan mempengaruhi kita agar tetap berada dijalan yang salah.Mereka mempengaruhi kita dengan penglihatan, pendengaran,pikiran dan tindakan.

Namun jika kita kuat dan mampu mengendalikan keinginan yang tidak sesuai maka ia akan kalah dengan keimanan kita. 

Maka dari itu, jangan berhenti membumi langitkan do’a kita kepada Allah agar diistiqamahkan dalam berhijrah.Karena memang benar, bertahan dijalan kebenaran itu sangat rumit dan tidak mudah dilakukan.